Blog

Segmentation Adalah: Mengenal Pengertian Hingga Manfaatnya untuk Bisnis Anda

Segmentation adalah salah satu strategi marketing yang populer untuk meningkatkan efektivitas dari aktivitas marketing yang dilakukan sebuah bisnis. Strategi yang dikenal juga sebagai market segmentation ini dilakukan dengan riset pasar dan menganalisis data pelanggan.

Mengenali segmentasi yang tepat juga mempunyai banyak manfaat untuk bisnis. Lalu, apa sebenarnya segmentation itu? Bagaimana cara kerjanya? Temukan informasi lengkapnya dalam artikel berikut. Baca sampai akhir, ya!

Segmentation Adalah

Mengetahui pengertian adalah langkah yang tepat untuk mengawali sebuah topik pembahasan. Secara umum, segmentation adalah proses membagi target pelanggan sebuah perusahaan menjadi kelompok-kelompok pelanggan potensial yang mempunyai kebutuhan dan perilaku yang mirip.

Selain itu, berbagai target pelanggan dapat dikategorikan dalam satu segmentasi yang sama jika mempunyai respon yang mirip terhadap suatu strategi marketing. Misalnya promo, campaign, hingga event.

Segmentation dilakukan untuk membantu perusahaan dalam menyusun strategi yang sesuai pada masing-masing kelompok target pelanggan. Perbedaan kebutuhan dan karakteristik pelanggan memungkinkan untuk adanya perbedaan strategi pemasaran.

Pemilik bisnis perlu memperhatikan bahwa segmentation yang baik adalah dapat diukur, bisa diakses, skalanya cukup besar sehingga mampu diperhitungkan, dapat dibedakan antara satu dengan yang lain, dan tentunya mampu mendatangkan keuntungan bagi bisnis. Hal ini membuat pemilik bisnis tidak perlu membagi market segmentation menjadi terlalu kecil atau terlalu spesifik.

Jenis Segmentation

Secara sederhana, segmentation adalah kelompok pelanggan. Untuk mempermudah proses identifikasi pelanggan berdasarkan segmentasinya, Anda dapat membaginya berdasarkan jenis-jenis yang diuraikan berikut ini:

1. Demografi

Demografi adalah ilmu yang mempelajari penduduk atau manusia terkait dengan kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk yang terjadi. Anda dapat menggunakan ilmu ini sebagai dasar untuk menentukan kelompok pelanggan.

Misalnya dengan mengacu pada umur, gender, pendidikan, pendapatan, bahasa, ukuran keluarga, dan lain sebagainya. Bagi pemula, pilihlah satu dari beberapa indikator demografi sederhana terlebih dahulu untuk membantu menyusun market segmentation yang sesuai dengan bisnis.

2. Geografi

Selain demografi, segmentasi adalah pengelompokkan pelanggan yang dapat menggunakan acuan geografi atau lokasi di mana pelanggan tinggal atau menetap. Contohnya bisa berupa kota, kabupaten, provinsi, pulau, atau bahkan negara.

Kondisi geografis yang berbeda juga dapat berperan dalam menentukan karakter dan kebutuhan pelanggan. Misalnya, karena perbedaan iklim, pelanggan di pegunungan mempunyai perbedaan kebutuhan pakaian dengan pelanggan yang tinggal di dataran rendah yang panas.

3. Psikografi

Jenis selanjutnya adalah psikografi yaitu dengan mempertimbangkan aspek psikologis dari target pelanggan. Segmentasi jenis ini juga tergolong cukup rumit untuk dilakukan karena bersifat subjektif berdasarkan gaya hidup, kepribadian, pendapat, bahkan minat dari target pelanggan. Aspek-aspek tersebut dapat berubah dengan relatif mudah.

Oleh karena itu, pemilik bisnis juga perlu lebih peka dan proaktif dalam memahami pelanggan karena mungkin saja data yang terpercaya belum tersedia secara bebas. Namun, jika mampu mengenali aspek psikografi dengan baik, pemilik bisnis bisa mendapatkan kunci untuk menarik pelanggan dengan efektif.

4. Perilaku

Seperti namanya, market segmentation jenis ini berfokus pada bagaimana target pelanggan berperilaku. Pemilik bisnis bisa menggunakan data yang sudah ada sebelumnya. Seperti data pasar, consumer action, dan pola pengambilan keputusan dari pelanggan.

Kecenderungan perilaku pelanggan akan berpengaruh terhadap bagaimana calon pelanggan mengambil keputusan seperti pembelian, konsumsi, penggunaan, dan respon terhadap suatu produk. Misalnya generasi millenial lebih menyukai pembayaran dengan kartu kredit, sementara generasi z lebih menyukai pembayaran dengan e-wallet.

Untuk memenuhi pembayaran sesuai kebutuhan pelanggan, Anda bisa menggunakan layanan pembayaran dari iFortepay. Tersedia 30+ metode pembayaran yang dapat Anda pilih untuk menerima pembayaran dari pelanggan. Baik dengan integrasi, atau tanpa integrasi. Pelajari iFortepay Selengkapnya >>>

Manfaat Segmentation

Nah, setelah mengetahui berbagai informasi penting terkait pengertian dan jenis segmentation, kini mari kita pahami tentang manfaat yang ditawarkan. Kita pahami bersama bahwa segmentation adalah bagian dari strategi marketing yang mampu mendatangkan berbagai manfaat untuk bisnis. Berikut uraian dari manfaat yang potensial dari segmentation:

1. Meningkatkan Efektivitas Sumber Daya

Dengan mengetahui karakter dan kebutuhan masing-masing segmentation, pemilik bisnis mampu mengerahkan sumber daya yang tepat guna. Baik dari sisi pendanaan, sumber daya manusia, hingga penggunaan media pemasaran.

Setiap segmentasi dapat dipikat dengan strategi yang tepat sesuai dengan sumber daya yang tersedia. Sehingga pemilik bisnis tidak mengeluarkan sumber daya dengan sia-sia. Hal ini sangat vital baik bagi UMKM maupun bisnis dengan skala yang lebih besar.

2. Pesan Marketing yang Kuat

Pesan marketing dalam setiap iklan atau campaign dapat tersampaikan dengan baik karena dibuat menyesuaikan dengan kondisi pelanggan. Pesan tersebut dapat menjadi pembeda dengan kompetitor dan cukup kuat sehingga membekas di benak pelanggan.

Pesan marketing yang kuat juga mampu berpengaruh pada brand image hingga brand awareness dari bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, dibutuhkan konsistensi dan keunikan tersendiri untuk menjangkau masing-masing segmentasi pelanggan.

3. Menumbuhkan Loyalitas Brand

Segmentation adalah salah satu cara untuk menumbuhkan loyalitas pelanggan pada brand yang dikembangkan. Dengan brand image dan brand awareness yang baik, pelanggan bisa menjadi lebih loyal untuk terus bertransaksi dengan bisnis Anda.

Selain itu, pemasaran hingga layanan yang diberikan juga tepat sasaran sehingga cocok dengan kondisi nyata yang ada pada pelanggan. Pastikan untuk melakukan identifikasi segmentation yang tepat untuk menjangkau pelanggan yang tepat pula.

4. Meningkatkan Profit

Muara dari banyaknya aktivitas marketing yang dilakukan, termasuk identifikasi market segmentation, adalah untuk mendorong penjualan perusahaan. Penjualan yang meningkat menandakan profit yang juga turut bertumbuh.

Oleh karena itu, langkah marketing tidak dapat dipandang sebelah mata selama dilakukan dengan benar dan berdasarkan kondisi sebenarnya yang ada di pasar. Anda bisa mulai mengaplikasikan market segmentation yang sederhana untuk bisnis Anda.

Informasi penting terkait segmentation adalah salah satu kunci Anda untuk menuju pertumbuhan bisnis yang semakin pesat. Demikian informasi yang disampaikan dalam artikel ini. Semoga mampu memberikan manfaat bagi Anda dan bisnis yang dijalankan. Terima kasih sudah membaca sampai akhir!

See another articles from iFortepay